Kamis, 26 September 2013

Penambang Bauksit Ditagih untuk Ganti Rugi

LINGGA – Keprisatu.com - JAAFAR (33) warga Dabo Singkep, menuntut perusahaan penambang bauksit PT Hermina Jaya untuk membayarkan ganti rugi lahan perkebunan yang dipergunakan perusahaan tersebut. Lahan itu digunakan untuk aktivitas tambang di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat. Sebelumnya, pihak perusahaan sudah berjanji akan memberikan ganti rugi lahan seluas 1 hektare, yang dipergunakan jika telah memulai pekerjaan.
“Hingga saat ini, lahan saya sudah digarap perusahaan sejak empat bulan lalu. Pengurus perusahaan yang bernama Aju sudah saya temui, tapi tidak ada solusi. Jika hal ini tidak segera diselesaikan perusahaan saya akan meneruskan ke pihak yang berwajib,” kata Jaafar, kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (25/9).
Dikatakannya, sesuai dengan perjanjian awal, pihak perusahaan berjanji akan membayar ganti rugi lahan ketika mulai beraktivitas di lahan tersebut. Pada perjalanannya, terjadi pergantian manajemen perusahaan hingga proses ganti rugi yang dijanjikan perusahaan menjadi tidak jelas.
“Lahan telah ambil foto-foto perusahaan telah masuk ke tanah milik saya,” ucapnya.
Jaafar menerangkan, tanah miliknya merupakan kebun lama yang telah dikelola secara turun temurun. Dalam kebun tersebut ditanam pohon cempedak, kuini dan tunaman keras lainnya.
“Aparatur desa dan semua sepadan sudah mengetahuinya. Saya hanya minta hak saya dengan pihak perusahaan,” pungkasnya.
Pengurus PT Hermina Jaya, Afu belu dapat dikonfirasi terkait dengan hal ini telepon selulernya ketika di hubungi bernada tidak aktif. Begitu juga dengan direktur PT Hermina Jaya, Herman, belum memberikan konfirmasi terkait hal ini. (TENGKU/tanjungpinangpos)

0 komentar:

Posting Komentar